OxygenOS Resmi Dihapus, Semua HP OnePlus Pindah ke ColorOS
OnePlus menghapus OxygenOS secara global dan mengalihkan semua perangkat aktif ke ColorOS milik Oppo mulai pembaruan Android 17.
Ilustrasi logo OnePlus yang bertransisi menjadi sistem operasi ColorOS Oppo pada layar smartphone
Selamat Tinggal OxygenOS di Android 17
Kami melihat akhir dari sebuah era OS Android kustom yang sangat populer. OnePlus secara resmi mengonfirmasi penutupan sistem operasi ikonik mereka, OxygenOS.
Semua perangkat OnePlus yang aktif akan beralih menggunakan ColorOS milik Oppo mulai pembaruan Android 17. Langkah integrasi ini menyusul keputusan penutupan operasional OnePlus di berbagai wilayah global.
Pihak manajemen menjelaskan, "Penyatuan perangkat lunak ini kami lakukan untuk mempermudah pembaruan berkelanjutan bagi pengguna." Kami menilai keputusan ini cukup masuk akal demi efisiensi jangka panjang grup perusahaan.
Opsi Rollback dan Nasib Ponsel Lawas
Bagaimana nasib pengguna yang terlanjur cinta mati dengan antarmuka lama? Tenang saja karena OnePlus tetap memberikan sedikit kelonggaran untuk para pengguna setianya.
Perusahaan menjamin ketersediaan versi rollback ke OxygenOS bagi pengguna yang tidak menyukai tampilan baru. Selain itu, ponsel model lama yang tidak mendapat Android 17 akan tetap menerima dukungan perawatan berkala.
Pihak internal OnePlus menambahkan, "Kami membebaskan pengguna memilih untuk memperbarui sistem ke ColorOS atau tidak." Kebijakan ini tentu menjadi angin segar agar pengguna tidak merasa terjebak dengan OS baru.
Realme Ikut Menyusul Langkah OnePlus
Langkah migrasi massal ini ternyata tidak hanya berdampak pada satu merek saja. Konsolidasi internal di bawah naungan Oppo Group rupanya berjalan jauh lebih luas dari perkiraan kami.
Realme yang berada di bawah payung perusahaan yang sama juga mengonfirmasi perpindahan ke ColorOS. Mereka akan menerapkan kebijakan serupa mulai guliran Android 17 nanti.
Kami melihat langkah ini sebagai strategi besar Oppo untuk menyederhanakan pengembangan ekosistem software mereka. Semua sub-brand kini melebur ke dalam satu wadah sistem operasi yang seragam.